Baca Juga: Kepercayaan Unik Suku Vanuatu, Anggap Pesawat Terbang Tuhan
Awalnya, El Marco bukanlah jembatan resmi, melainkan dermaga darurat yang digunakan para penyelundup untuk transaksi barang antarnegara secara sembunyi-sembunyi.
Namun, ketika Perjanjian Schengen diberlakukan, perbatasan antarnegara Uni Eropa, termasuk Spanyol dan Portugal, menjadi terbuka dan bebas dilintasi tanpa pemeriksaan ketat.
Pendanaan komunitas lokal memungkinkan El Marco dibangun permanen pada tahun 2008. Jembatan ini kini menjadi simbol persahabatan dan keterbukaan antara dua desa di perbatasan, yaitu El Marco di Spanyol dan Varzea Grande di Portugal.
Dilansir dari Liputan6.com, kini, fungsi jembatan ini telah bertransformasi. Alih-alih menjadi jalur rahasia, ia justru mewakili koneksi budaya dan sosial yang erat antarwarga kedua negara.
