Baca Juga: 10 Negara Terindah Versi Forbes 2026, Indonesia Nomor 1 Dunia

Kepada The New Indian Express, Shafeek menceritakan bahwa ide unik ini muncul secara tidak sengaja saat ia mempertimbangkan untuk menjalani prosedur transplantasi rambut.

"Setelah berpikir panjang, saya menyadari bahwa kebotakan ini alami, dan tidak ada rasa malu di dalamnya. Saya memutuskan untuk menerimanya dan mengubahnya menjadi peluang kreatif," katanya, yang dilansir media tersebut pada Minggu (25/1/2026).

Melalui tawaran yang diunggah di media sosial, Shafeek mengajak perusahaan beriklan di kepala botaknya selama produksi video. Langkah ini terbukti efektif karena langsung mencuri perhatian luas dari media dan berbagai calon pengiklan.

“Sebagai bagian dari kesepakatan ini, saya akan merilis setidaknya tiga video YouTube selama tiga bulan ke depan dengan iklan yang terlihat jelas,” katanya.