Secara teknis, tato tersebut memang mudah dihilangkan dengan bahan kimia tertentu. Namun, bagi Shafeek, konsep papan iklan hidup ini bukanlah tren sesaat dan akan tetap menjadi bagian dari identitas bisnisnya.

“Saya yakin saya orang pertama di India bahkan mungkin di dunia yang menyewakan kepala botak saya untuk iklan merek,” katanya.  

"Ini bukan tentang menjadi viral. Ini tentang mengubah cara masyarakat memandang citra tubuh dan menunjukkan bahwa kepercayaan diri dapat mengubah kekurangan yang dirasakan menjadi kekuatan," paparnya.

Shafeek menggunakan Instagram untuk berbagi kisah perjalanannya dalam melawan perundungan. Ia membuktikan bahwa kebotakan yang dulu membuatnya diejek saat kuliah, kini justru menjadi senjata utama dalam strategi branding-nya.

"Dulu teman-teman saya mengejek saya, tetapi saya tidak pernah menganggapnya serius. Sekarang, generasi muda lebih sadar akan body shaming. Saat mempertimbangkan transplantasi rambut, saya berpikir, mengapa tidak memanfaatkan kebotakan saya saja?" paparnya, seperti dikutip dari Sindonews, Minggu (25/1/2026).