Kini, perpustakaan ini dilengkapi dengan studio, auditorium mini, arena seni, ruang baca dan lantai 3 rooftop bagi pelaku UMKM, serta dua jenis buku, baik konvensional maupun digital.

Pada Maret 2024 nanti, setelah pemeriksaan BPK, perpustakaan akan direlokasi dengan koleksi sebanyak 12.000 buku. Harapannya, perpustakaan ini dapat melayani kegiatan pembelajaran dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa, dan saat ini sedang dengan universitas setempat.

Seorang warga Baubau, Lita berharap, perpustakaan ini dapat menunjang pendidikan di Kota Baubau dan menjadi simbol kemajuan bagi masyarakat dari berbagai daerah di sekitarnya termasuk Wilayah Kepulauan Buton.

Baca Juga: Seorang Pejalan Kaki Ditabrak Motor di Baubau Terekam CCTV

"Semoga bukan hanya sebagai ikon tetapi benar-benar berfungsi layaknya perpustakaan untuk sumber ilmu," tambahnya.