Hirotaka Matsushima, juru bicara Piala Inc., mengungkapkan bahwa keluhan ini disampaikan melalui kotak saran perusahaan pada awal 2019.
“CEO kami, Takao Asuka, melihat komentar tersebut dan setuju untuk memberikan kompensasi berupa cuti tambahan bagi karyawan yang tidak merokok,” ujar Matsushima.
Takao Asuka menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong karyawan yang merokok agar berhenti tanpa paksaan atau hukuman.
“Saya berharap insentif ini dapat menginspirasi mereka untuk hidup lebih sehat,” katanya kepada Kyodo News.
Hingga kini, kebijakan ini terbukti efektif, dengan empat karyawan dilaporkan telah berhenti merokok, sementara 30 dari 120 karyawan menikmati cuti tambahan tersebut.
