"Dahulu yang mendirikan sekolah (SMK Sore Masuk Pagi) itu ada tiga orang. Salah satunya ada yang guru sekolah negeri. Karena dahulu memang banyak anak yang tidak tertampung di sekolah negeri. Akhirnya mendirikan SMK Sore itu," kata Riyanto.

Pada awal berdiri, lanjut Riyanto, sekolah tersebut belum memiliki gedung untuk pembelajaran murid. Hingga akhirnya, para pendiri meminjam beberapa gedung sekolah dasar (SD) yang ada di Madiun.

Baca Juga: Mengenal Tari Lumense dari Kabaena, Salah Satu Nominator API Award 2022

Lantaran meminjam gedung SD, secara otomatis murid SMK pun masuk pada siang sampai sore hari.

“Ya karena menunggu yang SD pulang dulu kan. Ya yang pasti di atas jam 12.00 WIB sampai sore,” ujarnya.