Kodok ini terkenal dengan kebiasaan reproduksi, bentuk telur serta cara merawat telur yang unik. Pejantan ini akan menggunakan suara krik krik tajam dengan menyentakan tulang hiwoid di tenggorokannya, pejantan akan membantu menaruh telur yang dilepaskan betina ke kulit si betina.

Kodok ini punya cara berkembang biak yang unik. Telur betina tertanam di punggung. Lalu, embrio akan tertanam di kulit dan muncul dari punggung induknya dalam wujud katak kecil berukuran 2,5 cm. Setelah menetas, punggung induknya akan terlihat berlubang.

5. Telur Jawfish Kepala Kuning

Jawfish kepala kuning adalah ikan kecil yang dapat ditemukan pada lautan hangat di pasifik, atlantik dan samudra hindia. Panjang rata-rata ikan ini adalah 10 cm, kepala mulut dan mata mereka lebih besar dibandingkan dengan bagian tubuh lain, karena kepalanya sedikit ada warna kuningnya maka biasanya ia disebut dengan jawfish kepala kuning.

Baca juga: 9 Fenomena Alam Unik di Belahan Dunia, Ada Spaghetti Salju hingga Pohon Naga