Muhlis menjelaskan bahwa tahapan lomba dimulai dengan pengiriman abstrak penelitian, dilanjutkan dengan babak penyisihan hingga tersisa delapan tim yang mengirimkan full paper.

Prof. Dr. La Hamimu, S.Si Mt, yang merupakan salah satu dewan juri dan juga Wakil Rektor UHO, memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa ini. Ia berharap kegiatan ini dapat dijadikan agenda tahunan, meskipun ia mengaku baru mengetahui kegiatan ini ketika diminta untuk menjadi juri.

Baca Juga: Andriani Tenri, Lulusan Terbaik IAIN Kendari: Anak Kuli Bangunan dan Kini Studi S2

Salah satu peserta dari Universitas Hasanuddin, Riezky Amalia Gue, menceritakan bahwa timnya hanya memiliki waktu dua minggu untuk menyelesaikan penelitian mereka.

"Waktu persiapan untuk presentasi di babak final sangat terbatas, hanya tiga hari," katanya.