Ia mengatakan, lomba lagu daerah tingkat mahasiswa, yang diselenggarakan UPTD Taman Budaya dan Museum Sultra ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang merupakan program pengembangan kebudayaan Dikbud Sultra.

Baca Juga: Lestarikan Budaya Sulawesi Tenggara, Dikbud Sultra Gelar Lomba Tari Lulo Kreasi

"Tentu dengan lomba lagu daerah tahun ini yang pesertanya dari mahasiswa kita harapkan bisa melahirkan penyanyi daerah yang berbakat dan sekaligus bisa mewakili Sultra pada ajang lomba lagu daerah tingkat nasional," ujar Angreni Balaka.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan diselenggarakannya lomba lagu daerah adalah untuk melestarikan kekayaan budaya lagu daerah daerah khususnya di Sultra, agar masyarakat lebih memahami dan mencintai budayanya sendiri.

Adapun judul lagu daerah yang dibawakan para peserta di antaranya Ulele Sanggula dan Kolaka Mondae (lagu daerah Tolaki), Lalo Lumara, Otampo dan Kapusuli Kadea (lagu daerah Muna), Kabaena Kampung Tangkeno dan Wonua Bombana (lagu daerah Moronene-Bombana) serta Tanah Wolio dan Maimo Mbuli (lagu daerah Buton). (A)