KENDARI, TELISIK.ID - Kericuhan mewarnai unjuk rasa yang digelar di kantor DPRD Sultra. Pendemo yang berasal dari Aliansi Masyarakat Korban PT VDNI dan PT OSS terlibat bentrok dengan aparat Satpol PP.
Kericuhan ini terjadi ketika pendemo hendak membakar ban di teras kantor DPRD Sultra, sedangkan beberapa pendemo menghalangi pihak keamanan dari Polres Kendari yang hendak memadamkan api.
Sebelumnya, sempat terjadi dorong-dorongan serta adu mulut antara pendemo dengan Satpol PP dan pihak kepolisian yang mengingatkan kepada pengunjuk rasa untuk tidak membakar ban karena berbahaya.
Dalam orasinya, Sekretaris Hipma Konut, Oscar Sumardin menuntut agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengevaluasi Amdal dan membuka master plan PT VDNI dan PT OSS.
Baca juga: Bentrok Antar Pemuda di Pertigaan UHO Diduga Akibat Rebutan Lahan Parkir
