"Setiap hari kita disini, kadang dapat Rp 100 ribu kadang juga Rp 200 ribu, tidak tentu," pungkas.

Tak hanya di perempatan traffic light, Suci kadang mengemis di tempat-tempat kermaian di Kota Kendari bersama teman-temannya. (B)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Haerani Hambali