Normalisasi sungai ini menghasilkan pengangkutan sampah sebanyak dua truk, terdiri dari kayu dan bambu bekas tebangan warga yang berasal dari bagian hulu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari, Paminuddin, upaya ini merupakan langkah penting untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran air yang bebas hambatan.

Pemkot dan warga melakukan bersih-bersih dan mengangkut sampah di sejumlah kali yang tersumbat. Foto: Ist.

 

Pemerintah berharap dengan kegiatan ini, aliran air di Kali Andonohu bisa kembali lancar dan tidak menyebabkan banjir. Selain itu, kerja sama dari masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai sangat diharapkan.

Selama dua hari terakhir, curah hujan di Kota Kendari meningkat drastis, yang menyebabkan beberapa daerah mengalami banjir dan genangan air. Salah satu penyebab utama banjir ini adalah sampah yang menumpuk dan menyumbat aliran sungai.