Kegiatan itu sekaligus mengukuhkan bunda literasi yang dipimpin oleh Asmawa Tosepu pada Siti Chomzah bertempat di Ruang Samaturu Kantor Balai Kota Kendari.

Melansir Whiteboardjournal.com, berdasarkan Programme for International Student Assessment (PISA) yang diselenggarakan oleh OECD, Indonesia menjadi bagian dari 10 negara yang memiliki tingkat literasi rendah pada tahun 2019, di peringkat 62 dari 70 negara. 

Baca Juga: 2 Pemuda Kendari Wakili Sulawesi Tenggara pada Kemah Kebangsaan se-Indonesia

Semenjak terjadi pandemi COVID-19 di tahun 2020. Anak-anak yang tinggal di daerah terpencil tanpa akses internet dan buku juga mengalami kesulitan dalam meningkatkan literasi membaca. 

Kegemaran membaca di Indonesia sejak tahun 2016 hanya di angka 26 dari 100, meningkat menjadi 59,52 di tahun 2021. Dengan membaiknya kondisi pandemi, penduduk Indonesia sudah bisa menghabiskan waktu di luar rumah, salah satunya di perpustakaan. (A)