KENDARI, TELISIK.ID - Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto mengungkapkan upaya penaggulangan Tuberkulosis (TBC) di Sulawesi Tenggara, dimana kasus tertinggi ada di Kota Kendari dan terbanyak angka kematian di Kabupaten Muna.

Andap mengatakan bahwa saat ini jumlah kasus TBC di Provinsi Sultra sebanyak 2.024 pasien. Di Kota Kendari sebanyak 453 pasien, dan kasus terendah di Kabupaten Konawe Kepulauan sebanyak 21 pasien.

Ia menyampaikan, untuk tingkat kesembuhan tertinggi berada di Kabupaten Buton Tengah sebesar 91 persen, dan untuk yang terendah di Kabupaten Konawe Utara sebesar 59 persen. Sedangkan angka kematian tertinggi di Muna sebesar 10 persen, dan yang terendah di Buton Selatan sebesar 2 persen.

"Saat ini angka kematian akibat TBC di Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 6 persen. Kami akan terus berupaya dengan langkah-langkah strategis untuk menekan angka di bawah target yakni 5 persen," ujar Andap, Kamis (13/6/2024).

Dirinya juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam penanggulangan TBC di Sulawesi Tenggara yakni faktor SDM, logistik, laboratorium yang kurang memadai, serta program yang belum optimal di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).