"Dulu paling sedikit Rp 150 ribu perhari bisa dibawa pulang ke rumah, sekarang sudah syukur kalau bisa dapat Rp 100 ribu," ujarnya.
Baca juga: Salat Jumat Dibuat Secara Bergelombang, Begini Penegasan MUI
Ardin pun menyiasati kekurangan itu dengan mengangkut penumpang di luar aplikasi. Sudah lima kali cara itu dia lakukan selama pandemi.
"Tapi itu bukan kita yang tawarkan, dia (penumpang) yang panggil. Namanya ada orderan, ya kita bawa," ujar Ardin.
Tidak hanya Ridwan yang melakukannya, pengemudi ojol lainnya pun sama. Sukri misalnya, mengaku pernah sekali waktu mengantarkan penumpang.
