Selanjutnya, persebaran ODP meliputi Kecamatan Wua-wua 5 kasus, Kambu 3 kasus, Baruga 3 kasus, Poasia 7 kasus, Abeli 4 kasus, Kadia 9 kasus, Puuwatu tidak ada kasus, Kendari Barat 5 kasus, Kendari 2 kasus, Mandonga 1 kasus dan Kecamatan Nambo tidak ada kasus.

Kemudian persebaran PDP Kecamatan Wua-wua 5 kasus, Kambu 3 kasus, Baruga 4 kasus, Poasia tidak ada kasus, Abeli tidak ada kasus, Kadia 1 kasus, Puuwatu 2 kasus, Kendari Barat 1 kasus, Kendari 1 kasus, Mandonga tidak ada kasus dan Kecamatan Nambo tidak ada kasus.

Baca juga: Ambulans Pengantar Pasien Corona Asal Bombana Tabrak Pembatas Jalan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, dr. Rahminingrum mengungkapkan, masuknya wilayah Kota Kendari sebagai daerah transimisi lokal penyebaran COVID-19 mewajibkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam rangka menekan laju penyebaran COVID-19.

“Yah masyarakat menaati imbauan pemerintah untuk sebisa mungkin tetap berada di rumah saja dan sebisa mungkin menghindari kontak manusia dengan manusia,” ujar dr. Rahminingrum melalui sambungan telepon.