Upaya itu dilakukan supaya pengunjung tidak hanya melihat benda, tetapi memahami nilai dan makna sejarah di baliknya.

UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra membuka ruang kerja sama lintas sektor dengan perguruan tinggi, komunitas seni, pelaku pariwisata, dan mitra strategis lainnya, guna memperkuat fungsi museum dan taman budaya sebagai pusat edukasi, kreativitas, dan pariwisata budaya.

Memasuki 2026, sejumlah program unggulan telah disiapkan, termasuk pembaruan ruang pamer tetap museum serta penguatan posisi museum dan taman budaya sebagai bagian dari ekosistem pariwisata budaya Sulawesi Tenggara.

“Harapan kami, museum dan taman budaya menjadi ruang belajar yang nyaman dan menarik, sehingga masyarakat betah dan ingin berkunjung,” tutup Laudin. (C-Adv)

Penulis: Ana Pratiwi