Selain itu, tujuan dari upaya ini adalah untuk membawa pengalaman museum kepada masyarakat yang mungkin tidak dapat mengunjungi museum tetap atau sebagai upaya untuk meningkatkan aksesibilitas kebudayaan dan edukasi di berbagai lokasi. Museum keliling dapat mencakup berbagai topik, mulai dari seni rupa hingga warisan budaya.
Baca Juga: Dikbud Sulawesi Tenggara Optimalkan Peningkatan Kompetensi Guru
Melalui pameran museum keliling tersebut, diharapkan selain dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjung museum yang menyimpan benda peninggalan dan cerita para pejuang masa kemerdekaan, juga dapat membantu pengelola museum melakukan pengaturan kembali koleksinya agar bisa ditampilkan lebih menarik.
Melansir Museumnasional.or.id, museum keliling adalah kegiatan yang sudah rutin dilakukan untuk mengajak para siswa mengenal kebudayaan melalui museum sebagai sarana belajar yang menyenangkan. Program ini ditujukan bagi siswa. Walaupun demikian, masyarakat juga dipersilakan untuk dapat menyaksikan pameran.
Tidak hanya pameran benda-benda bersejarah, museum keliling ini juga menyuguhkan berbagai kegiatan menarik untuk siswi seperti belajar membatik, melukis, storytelling, menonton film hingga melakukan tour museum virtual. Kegiatan ini menjadi menarik karena tidak saja menyajikan konten sejarah dan kebudayaan, tapi memadukan pembelajaran kreativitas produk-produk kebudayaan. (B-Adv)
