Sitti Aisya juga mengatakan, sebagian pasien sudah ada yang pulang karena kondisi rumah sakit yang tidak memungkinkan. Aisya akan melanjutkan pengobatannya di RSUD Kota Kendari.

Aisya juga mengatakan, akibat banjir setinggi dua meter, rumah sakit dipenuhi lumpur dan sejumlah pasien harus dievakuasi ke lantai dua rumah sakit.

Baca Juga: Puluhan Kendaraan Terseret Arus Banjir Bandang

Sementara itu, seluruh petugas Rumah Sakit Santa Anna bergotong-royong membersihkan lumpur di bantu oleh TNI, Polri dan Pemerintah Kota Kendari.

Diketahui, banjir yang terjadi di Rumah Sakit Santa Anna merupakan dampak dari meluapnya sungai di Lorong Lasolo, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat. Bukan hanya RS Santa Anna, gedung SMPN 2 Kendari dan rumah warga juga terdampak meluapnya sungai di Lorong Lasolo. (B)