Wa Puli, ibu korban, tak menyangka anaknya akan mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu tragis. Sekira pukul 01.00 Wita dini hari, Wa Puli yang tidur bersama anaknya di ruang keluarga, sempat terbangun dan melihat anaknya tertidur pulas di bagian kepala Wa Puli.

Aparat Kepolisian Resort (Polres) Muna yang mendapat laporan adanya penemuan mayat bergegas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," kata Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho didampingi Kasat Reskrim, IPTU Hakma.

Dari keterangan saksi-saksi, korban selama ini tidak pernah mengeluhkan sakit. Namun, korban kerap terlibat pertengkaran dengan istrinya persoalan rumah tangga. Setiap kali bertengkar, korban selalu ke luar rumah.  

"Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Di tubuh korban hanya ditemukan luka lecet dan memar pada bagian leher sebelah kiri dengan ukuran 7x 1,5 cm, melengkung pada leher bekas jeratan," ungkapnya.