"Jadi saat itu, korban pulang dari kampus menuju rumah kostnya, di Jalan Inspeksi Kanal tersebut kondisi jalan saat itu sepi karena turun hujan, di sanalah korban dirampok lalu kemudian diperkosa di semak-semak," kata Sang paman, Kamis (20/10/2022), saat ditemui di Mapolres Gowa.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, akibat tindakan asusila yang dilakukan oleh OTK, korban mengalami luka lebam di bagian tubuhnya, saat ini korban masih dalam keadaan trauma akibat pemerkosaan yang dialaminya.

"Lukanya itu ada lebam di belakang, ada bekas dicekik dan ada lebam kiri kanan mata, itu semua merah. Informasinya itu dia ditinju," bebernya.

"Dia dicekik, lalu dia diangkat. Informasinya itu dia diangkat oleh orang tak dikenal itu di lokasi sini, dia kembali ke kosnya sudah dalam keadaan kotor," sambung paman korban.

Hingga saat ini, kasus yang menimpa ES kini sudah dilaporkan ke Mapolres Gowa. Sementara itu, Satreskrim Polres Gowa telah menerima laporan korban, terkait dugaan pemerkosaan dan perampokan ES.