Baca juga: Anggota Dewan Minim Hadir, Penyampaian Ranperda BUMD Menjadi Perseroan Batal

Sementara itu, Koordinator FPPKB, Muhamad Boisandri menegaskan, bila pihak Dikbud tidak turun langsung memberi penjelasan terkait alasan pemindahan dua guru SMAN 1 Kabawo, pihaknya tidak segan-segan akan kembali melakukan penyegelan.  

"Sekarang kita masih beri kesempatan untuk guru-guru di sekolah melayani para siswa. Toh, kalau dari Dikbud tidak turun, kita akan kembali segel sekolah," tegasnya.

Aksi penyegelan sekolah dilakukan buntut dari dipindah tugaskan dua guru senior di sekolah tersebut yang dinilai tanpa alasan jelas.

Kedua guru yang dipindahkan itu adalah La Ode Lahiri, Guru Matematika dipindahkan di SMAN 1 Kontukowuna dan Rahmat Sufa, Guru Bahasa Indonesia dipindahkan di SMAN 1 Parigi.