"Ada dua kapal tadi mereka saling beriringan, tapi kapal yang selamat ini tidak sempat mi balik arah. Karena kalau mereka balik bisa jadi mereka juga jadi korban. Mereka hanya bisa menelepon orang kampung agar mengirimkan bantuan," beber Risi sapaan akrab Rismanto kepada Telisik.id melalui sambungan telepon.

Mengetahui hal itu, lima unit bodi turun memberi bantuan. Alhasil, satu persatu para korban selamat berhasil ditemukan. Mereka kemudian diamankan di tepi bukit untuk menghindari amukan ombak.

Baca Juga: Dokter-Yanti Mulai Digadang-Gadangkan di Pilkada Muna 2024

Sementara dua penumpang yang diketahui korban meninggal tak dapat lagi diselamatkan. Beruntung, jasat korban berhasil ditemukan.

"Kalau bodi dari Lande yang datang di acara peresmian itu sekitar 15 bodi. Kalau dari Lakaliba saya tidak tau, yang pasti lebih banyak. Memang pagi tadi agak teduh, hanya siangnya besar ombak," tambahnya.