Menurutnya, ujian CBT merupakan salah satu indikator dalam penilaian yang dilakukan oleh sekolah untuk menentukan hasil ujian siswa. Karena itu, pihaknya berharap agar materi yang sudah disimulasi sebelumnya mampu diterapkan dengan baik dalam ujian ini.
Dalam proses simulasi, kata Samsudin, pihaknya telah memfasilitasi seluruh siswa peserta ujian dengan perangkat laptop dan gawai, bahkan simulasi tersebut dilaksanakan sesering mungkin hingga para siswa mahir dalam mengoperasikan perangkat serta mengerjakan soal.
Ia pun menjelaskan, ujian berbasis CBT itu diikuti oleh 57 siswa, masing-masing rincian laki-laki 28 orang dan perempuan 29 orang. Para siswa akan mengikuti ujian mulai hari ini Senin (9/5/2022) sampai Sabtu (14/5/2022).
"Ujiannya kami jadwalkan selama enam hari sesuai roster. Tiap hari dua mata pelajaran yang diuji," tuturnya.
Baca Juga: Pasca Libur Lebaran, Kehadiran ASN Muna Cukup Memuaskan
