Kemudian evakuasi warga itu dibagi dalam 2 kloter terbang. Kloter pertama terdiri dari 11 warga, 3 anak-anak ( 2 diantaranya balita) dan 8 warga dewasa. Kloter kedua terdiri dari 6 warga laki-laki.
“Setibanya warga di bandara Oksibil, warga diantar langsung ke Polres Pegunungan Bintang untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan," ujar Cahyo.
Lebih lanjut, Cahyo menyebut, tujuan evakuasi pengunsi ke Polres Pegunungan Bintang/Oksibil agar mendapat bantuan kesehatan dan bahan makanan, juga trauma healing.
Baca Juga: Jejak Politik Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR yang Ditangkap KPK
Baca Juga: Waspada, Ini Penyebab Banyak Negara Diamuk Gelombang Ketiga COVID-19
