JAKARTA, TELISIK.ID - Lonjakan pencarian video viral berdurasi tujuh menit memicu kewaspadaan terhadap ancaman siber serius.
Perbincangan warganet pada akhir Maret 2026 kembali dipenuhi oleh beredarnya narasi mengenai video berdurasi tujuh menit yang diklaim menampilkan adegan kontroversial antara ibu tiri dan anak tiri.
Isu tersebut berkembang cepat di berbagai platform digital, mulai dari X hingga Telegram, dengan penyebaran tautan yang terus bergeser dari latar kebun sawit ke narasi baru di area dapur.
Fenomena ini tidak hanya mencerminkan tingginya rasa penasaran publik terhadap konten sensasional, tetapi juga menunjukkan pola penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.
Dalam banyak kasus, tautan yang beredar tidak mengarah pada konten yang dimaksud, melainkan menjadi pintu masuk bagi berbagai modus kejahatan siber yang semakin kompleks.
