Proses penyelidikan lebih lanjut saat ini masih berlangsung. Polisi tengah mendalami lebih dalam motif dari penyebaran video tersebut serta apakah terdapat keterlibatan pihak lain. Termasuk penyelidikan terhadap kepemilikan dan penggunaan data pribadi korban seperti nomor telepon dan KTP.

“Yaitu nomor telepon anak dan KTP. Tujuan menyebarkan kami masih mendalami dengan dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, baru kemarin kita amankan,” kata Kapolres.

“Jadi tepatnya nanti perkembangan dalam proses perkara ini kami sampaikan kepada rekan-rekan media. Kalau sampai sekarang ini kita sampaikan bahwa motifnya seperti apa nanti kita sampaikan di waktu berikutnya setelah penyidikan lebih dalam,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan telisik.id, video yang menampilkan nama “Vania” sebagai pemeran perempuan ramai dibagikan di media sosial. Salah satu akun yang pertama kali mengunggah video tersebut adalah TikTok @toko.stowbery dengan caption yang menyebut Vania sebagai bocil SMP.

Unggahan tersebut langsung menyedot perhatian warganet dan viral hanya dalam hitungan jam. Video tersebut bahkan mencapai lebih dari 58 ribu tayangan. Pengguna TikTok dan platform X (Twitter) ramai menggunakan tagar #vania, #pelajarsmp, #siswismp, #ngawi7menit, hingga #ngawiviral.