Beberapa warganet juga disebut membagikan tautan video lengkap melalui akun-akun alternatif yang disebut-sebut menyimpan versi full dari video tersebut. Akun-akun seperti va*zom dan kean dikabarkan menjadi tempat pencarian warganet yang penasaran akan kebenaran isi video.
Situasi semakin ramai ketika muncul kabar bahwa video tersebut bukan hanya satu, melainkan terdiri dari dua foto dan lima video lain. Salah satunya bahkan disebut-sebut menampilkan adegan “1 vs 4” yang memicu kecaman luas. Meski begitu, klaim ini masih belum dapat dibuktikan secara forensik oleh pihak berwenang.
Baca Juga: Heboh Wisata Seks Jepang Makin Marak Gegara Video Viral di TikTok
Warganet pun bereaksi keras terhadap penyebaran konten yang diduga melibatkan anak di bawah umur. Tangkapan layar, potongan video, dan komentar terus menyebar melalui grup percakapan serta forum-forum online.
Menanggapi viralnya video ini, Humas Polres Ngawi, Iptu Dian, menegaskan bahwa pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Ia menyebut identitas para pihak yang terlibat masih dalam proses verifikasi dan belum bisa dipastikan secara utuh.
