Selain itu, siswa lainnya dari SMA Negeri 4 Kendari, Muh. Adam, juga meraih penghargaan dalam kategori Kombinasi Motif Terbaik.

Karya-karya para pemenang lomba ini akan diperbaiki sesuai dengan saran dari dewan juri dan nantinya akan diresmikan sebagai motif kain tenun khas Kota Kendari.

Hasil karya mereka juga akan didaftarkan untuk memperoleh Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sehingga dapat dilindungi secara hukum.

Kepala SMA Negeri 4 Kendari, Liyu, memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi siswa-siswinya. Ia menilai lomba ini sebagai langkah penting dalam melestarikan budaya lokal, terutama di kalangan generasi muda.

“Saya kira ini adalah hal yang sangat baik untuk generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak mulai memahami dan mendesain sesuatu yang berkaitan erat dengan budaya dan adat istiadat. Harapan kami, prestasi ini dapat memotivasi siswa lain untuk ikut melestarikan budaya lokal melalui karya-karya kreatif mereka,” ujar Liyu, Selasa (17/12/2024).