Sementara itu, anggota DPR-RI mengapresiasi penundaan vaksin gotong royong individual berbayar.
"Saya mengapresiasi langkah cepat pemerintah yang menunda pelaksanaan vaksin gotong royong individual berbayar. Itu artinya, pemerintah mendengar dan menyahuti suara dan aspirasi masyarakat. Apalagi, kegiatan ini sempat menyita perhatian dan tanggapan publik," kata Saleh Partaonan Daulay, Ketua Fraksi PAN ketika dikontak Telisik.id, Senin (12/7/2021).
Menurut Saleh, penundaan ini memberi ruang bagi untuk mengkalkulasi lagi untung rugi penerapan vaksin berbayar individual ini.
Alumnus HMI ini bahkan mengusulkan agar pemerintah membatalkan vaksin gotong royong individual berbayar ini. Tidak ada salahnya jika PMK 19/2021 direvisi dan dikembalikan kepada semangat awal vaksinasi, gratis. Dengan begitu, setiap anggota masyarakat memiliki akses yang sama dalam memperoleh vaksinasi.
Baca Juga: Ini Respon KPK Terkait Hasil Audit BPK
