Subhan juga mengibaratkan vaksin sebagai payung, sedangkan pandemi COVID-19 sebagai hujan.

"Ibaratnya vaksin sama dengan payung di musim hujan, kalau pandemi ini ibaratnya hujan. Jadi kalau kita vaksin sama dengan kita pakai payung, jadi yang basah tidak sekujur tubuh, tapi kalau kita tidak vaksin atau tidak memakai payung, pasti kita basah kuyup," ungkap Subhan.

Baca Juga: 441 Warga Nambo Dapat Bantuan Sosial Pangan

Baca Juga: Wabup Konawe Wafat, Siska Karina: Sultra Kembali Kehilangan Putra Terbaik

"Sehingga penanganannya, kalau kita tidak basah kuyup untuk mengeringkannya lebih mudah karena tidak basah semua, tapi kalau basah kuyup pasti butuh penanganan lebih dan bisa berdampak lain karena pasti basah semua," jelas Subhan.