OXFORD, TELISIK.ID - Vaksin COVID-19 yang banyak digunakan saat ini ditujukan untuk usia 18 tahun ke atas. Mengingat belum ada data tentang efektivitas dan keamanannya, anak-anak belum masuk prioritas vaksinasi.
Kendati demikian, karena virus corona ini menyerang siapa saja termasuk anak-anak, maka berbagai upaya pun dilakukan untuk melindungi anak dari virus yang menghebohkan dunia dalam setahun ini.
Berangkat dari itu, University of Oxford di Inggris untuk pertama kalinya meluncurkan penelitian untuk menilai keamanan dan respons imun vaksin COVID-19, yang dikembangkannya bersama AstraZeneca Inc, pada anak.
Baca juga: Seorang Gadis Remaja Diperkosa Bergiliran 4 Pria
Melansir detik.com yang mengutip dari Reuters, keterangan resmi dari Oxford menyebut, penelitian ini akan menentukan apakah vaksin tersebut efektif pada usia 6-17 tahun.
