Sekitar 300 partisipan akan dilibatkan dalam penelitian tersebut, dengan pemberian pertama akan dijadwalkan pada bulan ini.
Vaksin COVID-19 buatan Oxford-AstraZeneca disebut-sebut sebagai 'vaccine for the world' karena harganya relatif lebih murah dan lebih mudah didistribusikan dibanding rival-rivalnya. Vaksin iini diberikan secara intramuskular dalam dua dosis.'
AstraZeneca menargetkan produksi 3 miliar dosis tahun ini dan lebih dari 200 juta dosis per bulan pada April. (C)
Reporter: Fitrah Nugraha
Editor: Haerani Hambali
