"Tidak usah dengar hoaks di luar sana yang tidak benar, itu semua bagian dari bentuk perlindungan pemerintah, karena itu merupakan hak anak untuk mendapatkan perlindungan pemerintah," pesannya.
Terpisah, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain mengatakan, pihaknya juga akan ikut memantau pelaksanaan vaksinasi untuk anak.
"Ini juga salah satu bentuk pelayanan kita kepada masyarakat, dalam hal ini anak-anak," ucapnya.
Baca Juga: Dishub Kendari Gelar Orientasi Lalulintas ke Anggota
Sementara itu, salah satu orang tua siswa SDN 86 Kendari, Isma Suardini yang baru mengetahui hal tersebut, tetap kekeh tidak ingin jika anaknya divaksin.
