KENDARI, TELISIK.ID - Sejak dimulai tanggal 22 Maret, Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat baru melakukan vaksinasi pada 1.785 lansia atau 9,58 persen dari sasaran lansia di atas usia 60 tahun sebanyak 18.634 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum menjelaskan, di Sulawesi Tenggara, vaksinasi khusus lansia baru dilakukan di Kota Kendari. Proses vaksinasi dilakukan difasilitas kesehatan, posko Dinas Kesehatan Kota Kendari dan taman kota.

"Vaksin sebetulnya cukup, tapi kami kesulitan untuk menghadirkan, mengajak para lansia hadir di layanan, sehingga kami membutuhkan kerjasama  dari bapak camat, lurah,  RT, RW, BKTM, dan semua lintas sektor yang terkait untuk mengajak para lansia kita hadir di layanan," ungkapnya, Rabu (24/3/2021).

Selain lansia, vaksinasi tahap dua juga dilakukan pada ASN pelayan publik dengan sasaran 37.810. Dari target itu baru 3.652 vaksin yang tersedia, sehingga baru sebanyak 3272 ASN atau 8,65 persen yang sudah tervaksin.

"Dari 37.810 target, vaksin yang tersedia baru 3.652 atau sekitar 10 persen dari kebutuhan dari target yang harus disiapkan, itupun untuk suntikan pertama dan kedua, kami tidak berani menghabiskan vaksin tersebut  untuk semuanya suntikan pertama, karena kami khawatir yang mendapatkan suntikan pertama harus mendapatkan suntikan kedua tapi dropping vaksin belum datang," jelasnya.