"Sebenarnya varian baru ini sama dengan varian lama, hanya bedanya memang varian Delta lebih cepat penyebarannya," kata dr Aris.
Meskipun demikian, hal itu belum dapat dibuktikan kebenarannya dan masih sebatas perkiraan semata, sebab perlu kajian lebih mendalam.
Hingga saat ini, kelima pasien tersebut sedang dalam perawatan intensif dan keadaannya sudah membaik.
Sementara itu, Humas Dinkes Kolaka, Nasruddin, SKM, MPH mengaku jika pihaknya belum menerima informasi resmi dari gugus tugas COVID-19 Kolaka, terkait kasus varian Delta ini.
"Belum saya dapat infonya kalau itu," katanya saat dihubungi melalui WhatsApp.
