Bahkan, beberapa studi menemukan bahwa pria yang telah menjalani vasektomi justru mengalami peningkatan kepuasan dalam kehidupan seksualnya.
Salah satu penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 dengan melibatkan hampir 300 pasangan menunjukkan bahwa pria yang telah menjalani vasektomi mengalami peningkatan dalam hasrat seksual, kepuasan hubungan, dan fungsi ereksi.
Selain itu, sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan pada tahun 2020 juga menyatakan bahwa kemungkinan vasektomi berdampak negatif pada fungsi seksual sangat rendah.
Pria yang menjalani prosedur ini tetap memiliki kemampuan untuk terangsang dan menikmati hubungan intim tanpa adanya gangguan.
Vasektomi juga tidak memengaruhi volume air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi. Hal ini dikarenakan sebagian besar air mani terdiri dari cairan yang diproduksi oleh kelenjar prostat dan vesikula seminalis, bukan sperma.
