“Jadi, kesimpulannya memotret satwa liar itu selain harus punya keahlian tapi juga faktor keberuntungan,” lanjutnya.

Beberapa satwa endemik Kalimantan Barat telah berhasil ia abadikan lewat lensa. Seperti orang utan, pesut Kubu Raya, bekantan, katak barbourula yang tidak memiliki paru-paru, burung enggang, dan lain sebagainya.

Selain itu karya fotonya tentang gerakan restorasi mangrove untuk mengembalikan fungsi kawasan pesisir sebagai ekosistem penunjang kehidupan berhasil menyabet juara dalam kompetisi global Mangrove Photography Awards 2020. yang  Kompetisi ini diselenggarakan oleh Mangrove Action Project dan diikuti oleh fotografer dari 70 negara.

Victor berharap, kutipan dari kameranya bisa menjadi penyampai pesan untuk semua orang, sekarang dan di masa yang akan datang. Ia ingin menyampaikan bahwa kita perlu menjaga satwa endemik agar tidak punah.

"Seharusnya kitalah yang menjaga agar keberadaan satwa-satwa endemik kita tidak punah akibat kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia," pintanya. (C)