Farid dinyatakan hilang oleh pihak keluarga pada Rabu (26/4/2023) sekitar pukul 18.30 Wita setelah bermain di teras rumah tepatnya di Desa Jabal Nur bersama sepupu usia sebayanya.

Sekitar 17 jam pasca dinyatakan hilang, balita tersebut akhirnya ditemukan oleh salah seorang petani di Desa Ujung Tobaku, Kecamatan Katoi atau sekitar 20 kilometer dari rumah korban, pada Kamis (27/4/2023) sekitar pukul 11.00 Wita.

Kata Salahuddin, ia pertama kali menemukan balita itu tepatnya di antara jalan Lasitarda-Tobaku, kira-kira sekitar 1 kilometer lebih dari persimpangan jalan poros Lasitarda-Tobaku (menuju By Pass).

"Waktu ketemu pertama, kondisi anak tidak pakai sendal dalam keadaan menangis mungkin karena telapak kakinya panas kena aspal. Kemudian, banyak goresan-goresan rumput di badangnya, celana dan bajunya kotor. Perkiraan saya anak itu mungkin berada di semak-semak kemudian dia keluar," terangnya.

Meski telah ditemukan, aparat Polres Kolaka Utara tengah melakukan pendalaman dugaan penculikan anak itu, berdasarkan petunjuk video rekaman CCTV.