Pada kesempatan itu, ia bersumpah tidak pernah melakukan upaya lobi-lobi. Sebab pertemuan itu terjadi pada 4 Juni 2020 lalu. Apalagi ia tidak mengetahui masalah kasus Bupati Busel saat itu.
"Saat itu, Ketua PN Pasarwajo hanya memberikan saran kepada Bupati Busel melalui Kepala Kesbangpol untuk mencontohi Bupati Buton Tengah, Samahuddin yang juga sempat diterpa isu yang sama. Tapi saya tidak ingin fokus kepada kasus dugaan Ijazah palsu, saya semata-mata hanya untuk memberikan honor," terangnya.
Kata dia, selain mengantarkan honor, kedatangannya di Pengadilan merupakan Silaturahim dengan Kepala PN. Ia ingin mengenal langsung lebih dekat dengannya.
Hal yang sama juga dilakukan saat dirinya mengantarkan honor kepada Kapolres Buton, Dandim 1413 Buton dan Kepala Kejaksaan Negeri Pasarwajo. Ia juga mengaku, apa yang dilakukan hanya melanjutkan pendahulunya, Sadikin.
Baca juga: Aniaya Polisi, Oknum Anggota DPRD Resmi Tersangka
