Sebab dalam video viral tersebut ada percakapan menyinggung soal dugaan Ijazah palsu Bupati Busel dan Kepala PN mengutarakan beberapa trik agar kepala daerah aman dari riak di tengah masyarakat.
“Jadi bupati kan, berkuasa. Nda usah pengang banyak orang, cukup pegang empat orang saja yakni, Kapolres, Kajari, Dandim dan Kepala Pengadilan. Sudah gitu aja kok repot. Jokowi (presiden RI), kalau tidak liar pasti jatuh," tutur Laode Tazrufin mengutip gaya KPN Pasarwajo seperti dalam video.
Menurutnya, perbincangan tersebut secara tidak langsung, Kepala PN Pasarwajo menunjukan dugaan keberpihakan dan memiliki niatan untuk membungkam warga dan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
"Kalau seperti ini cara Bapak Kepala Pengadilan Negeri Pasarwajo memimpin, sebaiknya Bapak pulang sucikan diri di tanah kelahiran Bapak karena gaya kepemimpinan seperti itu tidak pantas diterapkan di Buton ini," ucapnya lagi.
Reporter: Deni Djohan
