"Saya tidak ingin menjadi bagian dari daftar orang yang mengkhianati promotornya (Prabowo). Saya tidak ingin menjadi orang yang menjegal promotornya," kata Anies dikutip dari video tersebut.
“Pak Prabowo adalah calon dari Partai Gerindra. Saya sampaikan berkali-kali, bahwa saya tidak mau menjadi orang yang dibawa untuk berhadapan dengan Pak Prabowo,” sambungnya.
Baca Juga: Sulkarnain Belum Tentu Dapat PKS di Pilwali Kendari 2024
Sementara deklarator Anies For Presiden 2024, La Ode Basir mengungkapkan bahwa video lawas Anies tersebut tidak memiliki kaitan dengan Pilpres 2024.
Sebab konteks pernyataan tersebut disampaikan pada 2018 dalam rangka menghadapi Pilpres 2019 dan Anies telah menepati komitmennya dengan tidak maju di Pilpres 2019.
