Kata dia, usai melihat-lihat kapal, Kapolres mendengar ada seseorang yang sedang bernyanyi. Kapolres lalu mendekati sumber suara itu dan bertemu dengan pengamen tuna netra itu.

"Pak Kapolres sempat ngobrol dengan tuna netra itu dan memberi uang. Pak Kapolres juga mencium tangan pengamen itu," katanya.

Baca Juga: Pemda Konawe Rancang Pembangungan Museum, Benda Sejarah Diambil dari Belanda

Mantan Kapolsek Kusambi itu menerangkan, video yang beredar luas itu bukan sengaja dibuat-buat untuk pencitraan. Namun, hal itu murni kepedulian Kapolres terhadap sesama.

"Bukan dibuat-buat. Videonya juga diambil tanpa sengaja oleh salah satu karyawan kapal cepat," pungkasnya. (A)