Ia menyebut bahwa banyak pria mengirim pesan di Instagram, termasuk pelaku yang kemudian menjeratnya dalam jebakan manipulatif.
“Aku rindu akan pasangan di kala itu. Bermula di awal November, mulailah aku mencoba membuka hati untuk orang-orang yang mau mendekatiku," jelasnya.
Salsa menceritakan bahwa pelaku adalah pria yang mengaku sebagai pengusaha kaya dari Kalimantan. Pria itu mengatakan bahwa ia tidak memiliki akses WhatsApp dan hanya bisa berkomunikasi melalui Instagram.
“Dari cowok online yang deketin aku, pelaku ini yang paling menjanjikan. Dia mengaku pengusaha kaya yang memiliki bisnis di Kalimantan," ungkap Salsa.
Menurut Salsa, pria itu menggunakan foto orang asing berwajah tampan dan mengaku sebagai keturunan blasteran. Pelaku juga sering memberikan iming-iming hadiah dan menjanjikan pertemuan di hari ulang tahunnya.
