Video serupa pernah beredar dan diduga hanya diunggah ulang oleh pengguna media sosial. Selain itu, Thomas Djamaluddin, Profesor Riset dan Astrofisika dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), juga memberikan klarifikasi.

Menurutnya, awan tidak mungkin jatuh ke permukaan karena awan terbentuk dari uap air yang ringan dan terangkat ke atas.

“Yang bisa jatuh hanyalah butir-butir air hujan, bukan awan itu sendiri,” tegas Thomas.

Fenomena gumpalan busa ini lebih mungkin disebabkan oleh aktivitas industri di sekitar lokasi. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani