Refly dalam videonya, mengungkapkan bahwa foto tersebut didapatkan dari seseorang yang mengirimkannya. Dia merasa heran dan kecewa dengan perilaku seorang pejabat publik yang tampak menikmati minuman mahal di tengah situasi ekonomi yang sulit bagi masyarakat.

Menurut Refly, tindakan tersebut menunjukkan kurangnya etika kenegaraan dan sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang menteri.

Refly juga menyoroti aspek keagamaan dari tindakan Bahlil tersebut. Ia menegaskan bahwa, sebagai seorang muslim, minuman beralkohol seperti whiskey hukumnya haram.

Ia juga mengkritik harga fantastis dari whiskey tersebut, yang menurutnya sangat tidak sensitif terhadap kondisi rakyat Indonesia yang masih banyak mengalami kesulitan ekonomi. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani