KENDARI, TELISIK. ID – Berdasarkan video yang viral di sosial media (sosmed) pada hari Selasa (7/1/2020), yang mana seorang anggota TNI saat berada di salah satu rumah makan membuat pernyataan bahwa, ada beras yang sudah diolah ternyata beras palsu.
Pernyataan tersebut sempat viral dan berdedar di jejaring sosial, Whatsapp. Namun untuk meredam asumsi serta ketakutan di masyarakat soal isu beras plastik, membuat Polres Kendari Bergerak cepat. Kemudian berkoordinasi dengan Kodim 1417 Kendari mengambil sampel dan dibawa ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kendari.
Melalui Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, I Made Guyasa mengatakan bahwa, untuk menyikapi hal tersebut maka tim Jejaring Kemanan Pangan Daerah (JKPD), mengadakan rapat bersama tim Pokja menindak lanjuti keresahan masyarakat.
“Hasil pengujian Lab BPOM, uji fisik dan kimia contoh beras dan nasi yang diberikan oleh pihak terkait sampel nasi tersebut memenuhi syarat tidak mengandung bahan berbahaya boraks dan formalin. Serta tidak terindikasi mengandung plastik,” ungkapnya.
I Made Guyasa menyatakan, video yang sempat viral di masyarakat dan meresahkan seharusnya terlebih dahulu diklarifikasi dengan instansi terkait sebelum diviralkan.
