Fenomena ini menunjukkan bagaimana isu pribadi bisa dengan cepat berubah menjadi konsumsi publik ketika dikaitkan dengan peristiwa besar seperti demo dan penjarahan.

Sejumlah akun media sosial langsung meramaikan topik tersebut dengan berbagai komentar. Ada yang menertawakannya sebagai bahan satire, namun tidak sedikit juga warganet yang menanggapinya serius.

Hal ini membuat isu Black Mamba semakin melebar, bahkan lebih ramai diperbincangkan ketimbang kerusuhan yang menjadi latar awal beredarnya foto itu.

Di tengah derasnya spekulasi, muncul klarifikasi dari akun X bernama @KPHYudi yang menyebut bahwa kabar tersebut adalah hoaks. Ia menegaskan tidak ada bukti yang mendukung klaim penemuan benda Black Mamba di kediaman Sahroni.

Menurutnya, isu ini sengaja digoreng untuk memperkeruh opini publik, sehingga masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang sumbernya tidak jelas.