KENDARI, TELISIK.ID - Usai pesta demokrasi pada 14 Februari kemarin, banyak kejadian yang mengejutkan dari calon anggota legislatif itu sendiri hingga tim suksesnya. Seperti yang terjadi di Sumatra Utara, dua orang tim sukses mendatangi dan ngamuk di rumah warga meminta uang serangan fajar dikembalikan.
Dilansir dari viva.co.id kedua timses tersebut memaksa warga mengembalikan uang serangan fajar yang diberikan dengan tujuan jagoan caleg mereka bisa duduk menjadi anggota DPRD.
Saat mengetahui pemilik rumah itu mencoblos dua nama caleg sekaligus, kedua timses itu semakin emosi hingga teriak-teriak di rumah itu.
“Kalian pilih (coblos) 2 nama? Ta* lah kalian, masa dicucuk dua-dua, nggak ada kayak gitu kak, sini uangnya,” kata timses itu.
Kedua timses itu bersikeras agar uangnya dikembalikan.
