"Yang kedua, PSU harus dilaksanakan. Kalau sampai BPD tidak membentuk PSU, atau membentuk panitia persiapan pemilihan kepala desa, mungkin saja ada risiko yang harus dia terima," ucapnya.
Baca Juga: Angin Kencang Tumbangkan Tiang Listrik di Konawe Selatan
La Ode Ahmadi saat dikonfirmasi Telisik.id melalui telepon seluler membantah melakukan pengancaman terhadap BPD.
"Saya sampaikan sebagai teman, itu hanya simpulkan bahas itu. Halus saya sampaikan sebenarnya, tidak ada ancaman. Saya cuman mengingatkan tidak mungkin juga ada seperti itu, itu hanya bahasa yang begitu panjang," ucap Ahmadi kepada Telisik.id, Senin (26/12/2022).
Saat ditanya terkait risiko yang diterima BPD, seperti yang disampaikannya dalam video viral itu, menurutnya kata-kata itu bukan bentuk pengancaman, karena dirinya bukan pemberi sanksi.
